Belajar dari sebuah Proses, melelahkan namun mengasyikkan

Kupu – kupu dan madu adalah dua hal yang berbeda namun keduanya terbentuk melalui tahapan – tahapan proses yang sama bernama metamorfosa hingga keduanya sukses mencapai bentuknya yang paling paripurna yakni indah, menarik dan bermanfaat.

kegiatan_kampanye_partai_bulan_bintang.jpg

Perjalanan sebuah partai termasuk Partai Bulan Bintang kurang lebih juga demikian, sebuah metamorfosa harus secara ikhlas dan sungguh – sungguh dijalani karena hanya melalui tahapan itulah Bintang Bulan sebagai perwujudannya menjadi terbarukan dan ter-update sebagai partai baru dengan wajah baru, semangat baru dan pencapaian baru.

Bagaimana halnya dengan wajah – wajah lama ?!, justru dengan proses pembaruan itulah SDM lama harus memulai serangkaian proses upgrading seperti halnya SDM baru memulai semuanya dari nol kemudian tumbuh dan bergerak dalam irama kebersamaan yang harmonis. Coming together is beginning, Working together is progress dan Keeping together is Success. Lalu sudahkah kita percaya kepada sebuah kekuatan proses ???

Kekuatan Dibalik sebuah Proses inilah yang sering di suarakan oleh seorang Luthfi Maulana, sebuah nama yang tidak asing bagi keluarga besar PBB, selain kiprah politiknya di DPC PBB Kota Tangerang , bang luthfi juga aktif berkontribusi di berbagai media khususnya media online. Bagi peselancar media nama luthfi abiulil lebih familiar ketimbang Luthfi Maulana meskipun kenyataannya keduanya adalah sama.

Semoga Bang Luthfi tidak keberatan jika beberapa catatannya dipublikasikan disini karena catatan bang luthfi adalah catatan sebuah proses yang bisa menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja yang mau mengambil pelajaran.

Catatan Bang Luthfi Maulana

Persiapan Verifikasi Partai Bintang Bulan ternyata cukup melelahkan tapi juga sangat mengasyikkan…melelahkannya karena kita seperti partai baru yang harus balik nama untuk hal-hal administratif ke birokrasi dan memberi penjelasan secermat mungkin kepada orang – orang yang heran karena ada dua papan nama sekretariat Partai Bulan Bintang dan Bintang Bulan atau rekrutmen anggota yang harus dimulai ” Dari nol ” karena bagi yang sudah tahu PBB1 (Partai Bulan Bintang) tidak lolos ET ada kemungkinan beralih ke partai lain dll. Tapi juga ada sisi yang mengasyikan yaitu kita ikut dalam proses secara langsung untuk mensupport agar PBB2 (Partai Bintang Bulan) dapat lolos Verifikasi administratif Depkeh HAM dan faktual oleh KPU. Soalnya dulu kita khan nggak begitu seperti sekarang ini Partai Bulan Bintang lolos ET pemilu 2004. Di Kota Tangerang ada 13 Kecamatan dan 104 Kelurahan, dari 13 kecamatan itu kami bentuk DPAC yang orang – orangnya muda semua sebagai Pengurus Harian dan yang tua-tua jadi MPAC -nya. Pada Oktober 2008 nanti Partai Bulan Bintang DPC Kota Tangerang masih harus berjuang agar dapat mewarnai perpolitikan di Kota Tangerang dalam Pilkada Kota dan kami para pengurus harus dapat membagi porsi secara efektif agar keduanya yaitu PBB2 sukses verifikasi dan PBB1 minimal dapat menunjukkan eksistensinya di Kota Tangerang. Mohon dukungan do’a agar kami semua PBB dalam lingkup kecil ini dapat memberikan sesuatu yang berarti demi eksisnya Bulan Bintang dan Bintang Bulan

Sekilas latar belakang

Sebelum era reformasi saya adalah simpatisan PPP dan sering menjadi pemandu sorak kalau pemilu. PPP pilihan saya waktu itu bukan berarti baik dalam idealisme karena memang belum ada partai islam yang lain. Nah, setelah Soeharto lengser 21 mei 1998 ada satu tokoh yang menarik perhatian saya yang sangat menonjol waktu itu namanya kemudian kini sangat akrab ditelinga saya dan bahkan setiap hari saya harus memanggilnya ( kenapa nih…he..he..he.. ) ya, Yusril Ihza Mahendra ketua majelis syuro PBB sekarang dan yang sering saya panggil tiap hari itu anak saya yang berumur 3 tahun namanya Yusril Fajar Maulana. Karena kenal dan simpatinya saya pada YIM itulah yang akhirnya tahu ada ikatan emosional antara Bang YIM dengan Masyumi atau Bintang Bulan, ketika ramai-ramai muncul Parpol baru menjelang Pemilu 1999 saya melihat diacara TV tentang adanya Parpol Islam baru bernama PARTAI BULAN BINTANG dengan Ketua umumnya Yusril Ihza Mahendra. Saat itu saya langsung melonjak dan bergetar hati saya ” Inilah partai saya…” detik itu juga saya langsung cari kain hijau yang memang ada untuk tirai rumah saya dan saya buat gambar Bulan Bintang kemudian saya perbaharui setelah saya tahu standard lambang PBB. Itulah bendera pertama yang berkibar di Kelurahan tempat saya.

Setelah itu..saya berusaha mencari informasi kemana saya harus mencari teman-teman yang satu visi dengan saya atau minimal tahu tentang PBB. Sampai akhirnya lewat secarik kertas saya dikasih informasi tentang keberadaan DPC PBB Kota Tangerang, bukan main girangnya saya. Saya berusaha menghubungi sekretariatnya dan disarankan membentuk Ranting ( PR ) saya bilang bahwa saat ini baru dua orang apa bisa bikin Ranting dan pengurus itu bilang minimal 10 orang. Akhirnya saya datangi kantor DPC itu untuk mendapat penjelasan tentang PBB yang lucunya nih, kebetulan saat saya datang itu para pengurus DPC sedang Rapat Harian dan Sekretaris DPC-nya waktu itu Bapak Helmi Fuad tidak menyangka kalau yang datang itu saya seorang anak muda dengan baju kaos dan celana levis dekil. Penampilan saya saat itu memang tidak seperti idealnya simpatisan Partai Islam….maklum kalau dilihat kini para pengurus PBB itu kebanyakan anak muda atau masih muda-muda. Dan dari sinilah awal saya jatuh cinta dan merasa Bulan Bintang itu bagian dari hidup saya, padahal ayah saya waktu mudanya dulu adalah aktivis NU (IPNU ). Kiranya itulah sekelumit tentang saya.

Terus Semangat walau apapun yang terjadi..Semoga kita tetap Istiqomah…….

(Catatan Luthfi Maulana untuk Bulan Bintang Media)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: