Sejenak Belajar dari Tapak – tapak panjang Perjuangan Kosovo untuk Merdeka

peta-negara-islam-kosovo.jpg

Perjuangan Panjang Bangsa Kosovo akhirnya berujung Kemerdekaan. Dalam berbagai catatan sejarah etnis muslim albania sejak tahun 1968 telah menggagas dan menuntut kemerdekaan dari Pemerintah Yugoslavia namun gerakan itu berhasil ditumpas oleh penguasa yang berhasil memenjarakan ribuan aktivis muslim, saat itu Albania adalah salah satu Propinsi berpenduduk mayoritas Islam di Yugoslavia selain Bosnia Herzegovina semantara Kosovo adalah wilayah provinsi serbia yang berpenghuni 90 persen etnis muslim albania sementara sisanya berasal dari etnis serbia. Perjuangan untuk memerdekakan diri adalah upaya untuk mengembalikan kebebasan dalam menerapkan syariat Islam yang diberangus oleh penguasa yang senantiasa bertindak represif dan menganggap Islam yang Bangkit sebagai sebuah ancaman.

Kegigihan yang menguat dari para gerilyawan muslim Kosovo menentang hegemoni kekuasaan Serbia pasca runtuhnya negara Yugoslavia serta tragedi kemanusian yang dialami oleh ummat muslim Kosovo sejak tahun 1990 menjadi detonator pemicu sejarah baru yang akhirnya tercipta yaitu lahirnya satu lagi negara Islam di benua eropah Perdana Menteri Kosovo, Hashim Thaci secara resmi memproklamirkan berdirinya negara Kosovo dalam sebuah sidang parlemen darurat minggu, 17 Februari 2008 yang juga mengesahkan bendera negara Kosovo, Sebelum Deklarasi Kemerdekaan dilakukan Hashim Thaci mengadakan pertemuan dengan juru bicara parlemen Kosovo, Jakup Krasniqi dan menyatakan bahwa kemerdekaan sebagai momen yang sangat krusial dan tidak akan ditunda – tunda lagi. Kendati mendapat tentangan keras dari Pemerintah dan rakyat Serbia, namun dukungan sebagian besar anggota Uni eropa, Amerika Serikat dan Organisasi Konferensi Islam (OKI) semakin memantapkan langkah merdeka Kosovo.

Luapan syukur mewarnai jalan – jalan di prishtina, puluhan ribu warga tumpah ruah dan larut dalam sukacita yang mendalam, secara tertib mereka menari – nari, menyalakan kembang api dan mengibarkan bendera albania.

Pasca Deklarasi Kemerdekaan, kosovo harus terus menjaga stabilitas negaranya terutama dari ancaman serbia yang bereaksi keras dan telah mempersipakan serangkaian manuver diplomatik dan bersenjata, pendek kata Serbia tidak akan pernah rela kehilangan tanah Kosovo yang dianggapnya sebagai The Heartland of Serbia alias Jantung Serbia itu.

(Catatan Badrut Tamam Gaffas dari berbagai sumber)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. gema takbir , segera memenuhi bumi Eropa, Negara Islam berdiri di jantung Eropa, sayang pemerintah RI kagak berani, sama ahmadiyah saja tidak tegas, Semakin Bimbang Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: