Mari Kita Budayakan Saling Menghargai !!!

Budaya menghargai kini terus tumbuh dalam diri bangsa kita yang tengah bangkit , kita bisa menelusuri dengan lahirnya media – media penghargaan utamanya yang populer adalah anugerah dalam bentuk award. Sesungguhnya banyak cara untuk menggambarkan apresiasi tidak hanya dengan award, bagi para penulis blog atau blogger penghargaan bisa diberikan dengan mengapresiasinya dengan memberikan input dalam bentuk komentar, tanggapan atau semisalnya, tidak penting tanggapan itu Pro atau kontra melainkan kepedulian itulah yang menjadi indikator bahwa sebagai anak bangsa kita bisa saling mengisi dalam karya – karya yang produktif untuk bangsa.

Maarif award 2008 yang dikeluarkan oleh Maarif Institute pimpinan Prof. Dr. Achmad Syafii Maarif (Mantan Ketua PP Muhammadiyah) maupun Syariah Award yang digagas Partai Bulan Bintang sebagaimana award – award yang lain memiliki peran besar dalam menumbuhkan budaya positif untuk berkompetisi secara sehat, produktif mengikuti sebuah idiom yang lazim kita dengar sebagai FASTABIKUL KHOIROT.

Ada apa dengan GOSIP JALANAN SLANK dan FIlm FITNA ?!?!

Budaya saling menghargai inilah yang seharusnya lebih dikedepankan oleh Para Anggota Dewan di Senayan dalam menyikapi GOSIP JALANAN Karya SLANK, secara substantif atau materi kritik yang disampaikan harus tetap diserap terlepas itu bernada “sumbang” , hargailah bahwa itu bagian dari sebuah realitas dan potret dalam “membaca” kinerja anggota dewan, Janganlah kritikan tersebut dianggap tindakan “mencari popularitas” dari melecehkan sebab jika hal itu yang terlontarkan maka para slanker akan keras menimpali betapa tanpa itupun SLANK sudah cukup membumi di belantara musik negeri ini. Jalan tengahnya adalah dengan menghargai cara bertutur Slank yang memang selalu slenge’an dalam menghargai kinerja dewan yang katanya pembuat UUD (“Ujung – ujungnya Duit”),  Begitulah  caranya bertutur Slank memang tidak semanis kritik Bang Iwan Fals dalam lagunya “Surat buat wakil rakyat” yang lebih puitif dan inspiratif.

Membuang percuma energi untuk saling menghujat bukanlah tindakan tepat disaat bangsa ini membutuhkan begitu banyak energi untuk mengisi, menghargai dan saling menguatkan satu dengan yang lain. Terkait Merebaknya Film FITNA yang memprovokasi kemarahan ummat Islam tentu kita perlu tegas bersuara bahwa FITNA yang disebarkan dengan cara – cara FITNAH tidak akan menuai apa – apa melainkan fitnah dan fitnah yang silih berganti, Film antagonis garapan politisi belanda Geerts Wilder yang kerap memposisikan diri anti Islam itu memang berhasil sesaat “menggegerkan” namun sejatinya kelak pembuat film itu akan menuai karmanya sendiri lantaran mengabaikan budaya untuk berkarya dengan menjunjung tinggi sikap untuk saling menghargai, FITNA meledak sesaat namun kelak akan dilupakan dan tenggelam oleh sebuah “Seleksi alam”.

Marilah kita Budayakan saling menghargai !!! …Wallahu’alam

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)

Dukung dan Sukseskan Pertamina Blog Contes 2009 : Kerja Keras Adalah Energi Kita

Iklan

9 Tanggapan

  1. HIDUP SLANK, Kritiknya Terbukti dengan ditangkapnya Mafia Senayan dalam Kasus Konversi Hutan Bintan

    Ada Mafia di Senayan
    Kerjanya Bikin Peraturan
    Bikin UUD, Ujung – ujungnya Duit

  2. SLANK Saya suka, FIlm FITNA sya sihtidak suka

  3. siapapun yang mau dihargai memang harus berani menghargai apapun pendapat dan karya orang lain

  4. mm.. dlm islam kita tidak mengenal (hukum) karma, sih.

  5. Da para penjilat uang di senayan

  6. kalo gua se asik2aja…. ASAL ITU TIDAK MELKECEHKAN AGAMA (ISLAM) DAN tUHAN (ALLAH) SAYA… btw diapa2in slank tetep dua suka….

  7. YANG LEBIH MELECEHKAN ISLAM ADALAH INI …….

    Andaikan Kalimat “Dunia Dalam Berita” dapat kita rubah menjadi “PBB Dalam Berita”

    MASIH ISLAMKAH PBB ???

    DAFTAR CALEG SEMENTARA DPRD SUMUT

    Melalui Media Koran Harian Waspada, Sabtu 27 September 2008 kami mendapatkan laporan DCS DPRD SUMUT dari Partai Bulan Bintang. Kami mengajak Rekan-rekan simpatisan, kader dan para pejuang Syari’at Islam di PBB untuk benar-benar mempertimbangkan keabsahan dan kelayakan para DCS tersebut sebelum menjadi Bumerang bagi kita semua.

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara XI (Langkat & Binjai) :

    1. Kevi Novlianhar, ST (Sang Bendahara KAPPU PBB SUMUT yang menjadi salah satu aktor pencetus dan pelaksana RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN di saat Ketua KAPPU PBB SUMUT mendapat musibah dengan meninggalnya Almarhum Bang Imad di Jakarta. Diapun BELUM ADA memberikan kontribusi Positif apapun terhadap DPC PBB Langkat selama ini).
    2. Ferry Suando Tanuray Kaban, SE (Inilah sosok KEPONAKAN Ketua Umum PBB (MS. KABAN) yang sama sekali tidak pernah berkecimpung di DPC LANGKAT dan diapun tidak berdomisili di Binjai alias sudah selalu menetap di Jakarta. Namun, aktor-aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN berusaha mati-matian memperjuangkan Sang Ponakan Ketua Umum ini untuk diletakkan di Nomor Urut 2 yang mungkin dengan maksud untuk mendapatkan simpati khusus dari Ketua Umum. TIDAK ADA setitikpun KONTRIBUSI yang sudah pernah ia lakukan di DPC LANGKAT, tapi dia berhasil mencapai pada Puncak Nomor Urut 2 dengan diadakannya RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut. Dan kamipun yakin PENGURUS DPC PBB Langkat tidak banyak yang kenal dengannya, konon lagi masyarakat Langkat ! Akankah Partai Bulan Bintang yang merupakan Partai ISLAM dan memperjuangkan Tegaknya Syari’at Islam di Nusantara ini berubah menjadi PARTAI KKN ??? ).
    3. Drs. H. Abdullah Abdul Rahim (Sang Ketua KAPPU PBB SUMUT yang juga sebagai PENDIRI DPC PBB Kab. Langkat inilah yang DIZHOLIMI oleh aktor-aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN sehingga menempatkan KETUA KAPPU PBB SUMUT pada urutan Nomor 3. Anehnya, salah satu alasan dari para aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut adalah disebabkan adanya Stiker KETUA KAPPU ini yang memaparkan SLOGAN : “BERANI MENGATAKAN BENAR DI HADAPAN PENGUASA YANG DZOLIM”. Para aktor tersebut menilai SLOGAN tersebut akan membahayakan bahkan dapat menghancurkan CITRA PBB SUMUT, sehingga MEREKA berusaha mengadakan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang dimamfaatkan di saat-saat sang KETUA KAPPU ditimpa musibah dengan meninggalnya Almarhum Bang Imad di Jakarta. Ironisnya lagi, hasil RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut dinyatakan SAH oleh KETUA UMUM DPW PBB SUMUT dan SEKRETARIS UMUM DPW PBB SUMUT walaupun hasil keputusan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut TANPA dibubuhi tanda tangan dari Ketua KAPPU PBB SUMUT).

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara I (Medan) :

    1. Ir. Bustinursyah,MSc,IAI (Salah satu aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN ini SUDAH kalah dalam Rapat Skoring sehingga dia berada di nomor urut 2 di bawah Drs. H. Fuad Helmi Lubis. Namun, dengan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN ini dia mendapat kenaikan peringkat ke nomor urut 2 dengan alasan Drs. H. Fuad Helmi Lubis dalam rapat harian DPW PBB mengalah menjadi no urut 2 dan memberikan kesempatan kepada Ir.Uca secara tiba-tiba. Padahal pada Rapat Skoring Drs.H.Fuad Helmi Lubis sangat ngotot untuk mendapatkan nomor urut 1. Ir. Uca adalah MANTAN Sekretaris DPW PBB SUMUT yang dicopot jabatannya karena telah memukul salah satu Kader DPC PBB SUMUT dan digantikan oleh Irwan Hasibuan)
    2. Drs. H. Fuad Helmi Lubis (Salah satu CALEG yang DIZHOLIMI oleh RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN sehingga memaksakan dirinya untuk mengalah demi membesarkan partai. Walaupun nilai skoring dan hasil Rapat Skoring sebelum sudah menetapkan dia pada posisi nomor urut 1. Aneh tapi benar-benar nyata !!!)

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara II (Deli Serdang) :

    1. Marasutan Ritonga,S.Ag (Dia juga merupakan salah satu aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang berhasil naik peringkat menjadi nomor urut 1. Padahal hasil skoringnya lebih rendah (14,8) dan berada di bawah Indra Syafi’i, SE (14,9). Dengan bantuan Ir.Uca yang langsung menetapkan dia menjadi nomor urut 1 dan Indra Syafi’i, SE menjadi nomor urut 2 dengan alasan Indra Syafi’i, SE selalu gagal dalam menjalan tugas sebagai KETUA Partai Bintang Bulan)
    2. Indra Syafi’i, SE (Dia juga merupakan salah satu CALEG yang DIZHOLIMI oleh Rapat SILUMAN KAPPU DADAKAN. Walaupun nilai skoringnya lebih tinggi dibanding Marasutan Ritonga,S.Ag, namun ia tetap diletakkan diposisi nomor urut 2. Diapun sempat berusaha dengan usulan dilakukan voting suara. Namun, usulan tersebut sama sekali TIDAK DIINDAHKAN oleh Ir.Uca dikarena Ir.Uca tidak menyukai Indra Syafi’i, SE. Apakah cara seperti ini telah menunjukkan cara yang Islami ? Pantaskah PBB di SUMUT bisa kita kategorikan ke dalam Partai Islam yang akan menegakkan Syari’at Islam di Nusantara ??? Mungkin Marasutan Ritonga dengan gelar S.Ag nya dapat menjawab dengan disiplin ilmunya. Semoga saja !)

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara VI (Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Sidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara) :

    1. Irwan A. Hasibuan,SE,Msi (Ini juga menjadi salah satu aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang memamfaatkan jabatannya sebagai Sekretaris DPW PBB SUMUT. Dia telah menyebabkan Wakil Sekretaris DPW PBB SUMUT yaitu Baginda Hasibuan keluar dari PBB. Irwan memamfaatkan statusnya sebagai Sang Sekretaris DPW PBB SUMUT untuk mendapatkan nomor urut 1, PADAHAL Baginda Hasibuan mendapatkan NILAI TERTINGGI pada Rapat Skoring. Karena kecewa, Baginda Hasibuan akhirnya mundur dari PBB dan mengatakan Irwan tidak layak mendapat nomor urut 1 dengan nilai skoring yang didapatnya. Ternyata pergantian Sekretaris DPW PBB SUMUT yang sebelumnya dipegang kendali oleh Ir.Uca dan digantikan oleh Irwan Hasibuan ini TIDAK MEMBUAHKAN hasil positif bagi DPW PBB SUMUT)
    2. Baginda Hasibuan, SE,Msi (Dia adalah salah satu korban dari RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang sempat mengancam mundur dari PBB. Namun, kami belum tahu perkembangan terakhir dari ancaman mundur Baginda Hasibuan akibat kekecewaan atas penentuan nomor urut yang tidak Islami ini. Sedikit informasi bahwa Baginda Hasibuan telah melakukan sosialisasi dan penggalangan massa sampai ke akar rumput, namun usahanya tersebut dimentahkan oleh aktor-aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang kelihatannya HAUS akan nomor urut pertama)

    Dibeberapa Daerah Pemilihan lainnya banyak sekali keganjalan-keganjalan yang kami temukan sehingga sama sekali TIDAK MENCERMINKAN PBB sebagai Partai Islam yang akan memperjuangkan Syari’at Islam. Di antaranya yaitu pada DAPIL V yang membuktikan bahwa Ir. Uca dan Irwan Hasibuan yang sudah mengetok dan mengesahkan nomor urut berdasarkan hasil skoring tiba-tiba PLIN-PLAN dan TIDAK KONSISTEN terhadap hasil tersebut karena adanya ancaman mundur dari salah satu CALEG yaitu Lahmuddin Ritonga,S.Ag. Kemudian pada DAPIL X Ir. Uca menempatkan ISTRI TERCINTAnya di nomor urut 1. Mungkin saja Ir. Uca ingin menjadikan PBB ini merupakan Partai Keluarga ataupun Partai Suami Istri)

    Wahai rekan dan sahabat seperjuangan, akankah KEDZOLIMAN ini akan kita biarkan terus … ??? Sampai kapan kita tetap tinggal diam dengan Kedzoliman yang ada di depan mata kita ? Seperti kata pepatah : Lalat di seberang laut kelihatan sedangkan Gajah di depan mata tak terlihat. Sedih dan sangat prihatin sekali jika kita melihat ke dalam tubuh PBB yang sudah dibungkus oleh Slogan PENEGAKAN SYARI’AT ISLAM ini. Mungkinkah PAK YUSRIL ataupun PETINGGI-PETINGGI PBB lainnya akan tergerak hatinya untuk memperbaiki keadaan internal partai yang BUSUK ini ? RENUNGKANLAH dengan hati nurani kita yang paling dalam, sehingga kita dapat diketuk oleh akal sehat yang jernih untuk berusaha merubah KEBOBROKAN ini. Janganlah kita menjual AYAT-AYAT ALLAH hanya untuk kepentingan-kepentingan sesaat kita. Ingatlah AMANAH yang telah Allah berikan kepada kita, yaitu pengemban AMANAH sebagai KHALIFAH di muka bumi. Ingatlah LANDASAN HIDUP KITA (AL-QURAN dan HADITS) !! Dengan keadaan ini, mampukah PBB menjadi nomor satu di PEMILU 2009 ??? Dapatkah Bapak PROF. YUSRIL IHZA MAHENDRA duduk di kursi RI-1 dengan perjuangan kader-kader PBB seperti yang ada di SUMUT ???

    Satu pertanyaan terakhir dari kami, Apakah keadaan di SUMUT ini terjadi juga di PBB DAERAH-DAERAH lainnya di Nusantara RI ? Insya Allah tidak….Insya Allah tidak….Insya Allah tidak !!! Amiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin….

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
    Hormat Kami,
    Purnomo Senja
    Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT

  8. jaya trus slank

  9. slank … w suka bngt ….
    n w setuju klau slank tuh setiap nyiptain lgu …. yg nyindir2 yg sering korupsi ……………. getooo
    gak nyadar pa bnyak orang2 miskin yg selalu kekurangn,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: