HARBA DAN PII YANG “TERBANGKITKAN” DARI MASA KE MASA

Keluarga Besar Bulan Bintang khususnya KB PII saat ini kembali memperingati Hari Bangkit (HARBA PII) ke 61 yang jatuh pada 4 Mei 2008, pada awal kelahirannya Kebangkitan diterjemahkan sebagai lahirnya kesadaran dan tanggung jawab sebagai Pelajar Islam terhadap agama, nusa dan bangsa..

Dimensi Kebangkitan tersebut terus berkembang bersama dinamika bangsa dan tantangan zamannya.
Tatkala Ibu Pertiwi menghadapi beratnya fase perjuangan kemerdekaan Gelora Kebangkitan itu kemudian melahirkan Brigade PII sebagai bagian upaya pertahanan dan pembelaan negara serta menyalurkan tenaga – tenaga muda PII kedalam laskar – laskar perjuangan seperti Laskar Hizbullah dan Laskar Sabilillah.

Dalam menyikapi Ideologi Merah khususnya Komunisme, PII memilih bersikap moderat namun kenyataan dalam prakteknya ideologi merah kemudian menjelma dalam tipologi gerakan massa yangkonfrontatif, massive dan dekat dengan anarkisme sehingga akhirnya memantik lahirnya Bahaya Merah dan membuat PII harus bangkit dan tegas bersikap, pada tahun 1950 dalam Kongres Pemuda Indonesia di Surabaya PII menolak bergabung dalam Front Pemuda Indonesia lantaran kongres pemuda tersebut menjadi ajang blok – blokan, saling menguasai dan banyak ditunggangi oleh kepentingan kelompok kiri yang dimotori oleh Pesindo Pemuda Rakyat, Pasca peristiwa 1965 PII bersama komponen bangsa lainnya bergerak dalam sebuah Kesatuan Aksi Pemuda dan Pelajar Islam (KAPPI), “Bangkit” bersama mengawal tiga tuntutan rakyat (Tritura) sebagai Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera).

Arah Kebangkitan PII semakin jelas dan fokus dengan lahirnya Gerakan Amal Sholeh (GAS) dengan slogannya yang terkenal Kembali ke Sekolah, Kembali ke Masjid dan Kembali Ke Kampung, melalui Gerakan Amal Sholeh Pelajar Islam Indonesia bangkit untuk ikut menanggulangi Krisis Moral yang melanda Generasi Muda selanjutnya PII bergiat bangkit dalam pembinaan generasi muda melalui Sistem Pembinaan Potensi Pelajar dan Generasi Muda seperti Leadership Basic Training (LBT), Mental Training (Mentra) dan Perkampungan Kerja Pelajar/Pemuda (PKP).Pergerakan Pelajar Islam Indonesia dengan pemberdayaan potensi pelajar dan generasi muda yang senantiasa diperjuangkannya berhasil “Bangkit” dan membuka jalan bagi mempersiapkan kader – kader pemimpin masa depan. Keluarga Besar PII kini tersebar dan giat berkarya di berbagai bidang pembangunan, sebagian KB PII juga tampil kedepan sebagai kader – kader partai yang berhasil memberi warna di berbagai Partai Politik. Ditengah tarikan – tarikan politik dan godaan kekuasaan, PII sebagai organisasi pelajar dituntut untuk “Bangkit” menjaga independensi dan tidak larut dalam pragmatisme politik.

PII harus senantiasa “Bangkit” menjaga “eksistensinya” sebagai organisasi pelajar yang tak pernah berhenti membina dan mempersiapkan kader – kader ummat dan kader – kader pemimpin bangsa yang berkepribadian Islam dan berperadaban Islam.SELAMAT BER-HARI BANGKIT !!!

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)

Silahkan Klik untuk membaca tulisan lain seputar PII

Iklan

13 Tanggapan

  1. Maaf numpanglewatnieh
    Harba kali ini kok kebetulan sekali ya bareng ama Milad 10 th PKS,apa benar hari ini memang PII sudah sulit menjaga netralitas (Maksud saya PII bukan KB-PII)

    Jangan sampai masyarakat salah menilai PII- hemat saya pandai-pandailah merangkul semuanya KB PII bisa ada dimana saja dan auntuk itu PII jangan jadi partisan. —thank my brother—

  2. Selamat Hari Bangkit (HARBA) PII, Tetap Independen dan Semoga PII ibarat kelapa makin tua, makin berminyak. Amin

  3. assalamualaikum

    selamat HARBA PII, dan salam buat seluruh angggota PII di seluruh Indonesia,, khususnya PII Balikpapan. oya buat bang azhari dari PB PII kapan nih k balikpapan lagi????? hehehe (berikan komentar atau titip salam?)
    PII semangat,, dan maju terus memperjuangkan Islam di Indonesia.. buat pemuda2/i ayo bergabung ke PII

    wassalamualaikum

  4. kanda bisa nggak minta logo PII WATI dan Brigade PII, saya cari di google image tapi gbrnya kecil, trim sebelumnya

  5. hidup pii………………….
    aq khan senantiasa ada utkmu sebagai kade umat………………..
    jangn kau ragu tuk langkahkan kakimu………………..
    umat menantimu……………………..
    pii aceh selatan siap membela mu………………..
    n ttp berpegang teguh pada khittah perjuangan mu yang suci

  6. ada mantan pengurus PII baru saja menerbitkan novel sejarah. didalamnya disinggung pula pergumulan antara PKI dan anak-anak PII saat peristiwa madiun. perlu di apresiasi rasanya. siapa tau lahir andrea hirata atau kang abik dari rahim PII. novelnya sudah ada di toko buku di seluruh indonesia. silakan beli, saya sudah.

    hidup kader pii

  7. ass. salam pii. jdikan lah hdup prjuangan, n pii sbg wadah prjuangn.
    n kami yakin 2 tahun yang akan datang pii akan jaya di aceh selatan sebagai mana dulu kala. delky khan selalu siap untk berjuang bersamamu pii.
    klau mau ganggu pii langkahi dlu mayat q. atau kalian akan q hancurkan.
    krna pii adalah blahan jwa q

  8. thanks pii…….
    kau tlah membuat q mngerti tntg arti perjuangan hdup…..
    aq bsa seperti hr ne krna mu pii……………
    aq khan ttp berjuang bersamamu

  9. ass… alhmdlillah pda hri ne pii aceh selatan telah bangkit, dan saya berharap kpada slrh siswa agar bisa mgrti btpa pntingnya perjuangan.. dan pntngnya melatih diri untuk jd khalifah fil ardhi, pembela umat, pngak syariat………… slmt brgbung d pii

  10. alhamdulilah pada tahun 2010 semangat juang para palajar islam indonesia (PII) Tangerang kembali walau banyak sekali kendalanya,besar harapan saya adalah agar PII tangerang lebih maju dalam memperjuangkan agama islam dan dapat berperan aktif dalam segala hal.amin.
    semoga PII se indonesia llebih di kuatkan imannya dalam jihad fisabilillah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: