Amru Hasim Sayyidu Ismail, Caleg Partai Bulan Bintang DPR RI, CalegTermuda Pada Pemilu 2009

[Bismillahirrahmanirrahiim – Bulan Bintang Media]

Metro TV pernah merelease data bahwa Caleg tertua DPR RI Pemilu 2009 adalah Sabam Sirait berusia 73 tahun dari PDIP.
Sedangkan Caleg termuda dicalonkan oleh PAN yaitu Ahmad Mumtaz Rais berusia 24 tahun.

Wah data diatas ternyata sangat perlu revisi dan diluruskan karena sesungguhnya caleg termuda pada Pemilu 2009 yang tepat dari Daftar DCT direlease KPU Pusat adalah Amru Hasim Sayyidu Ismail (21 Tahun), Amru yang Lahir di Jakarta 7 Juli 1987 adalah Alumnus Teknik Perkapalan Universitas Indonesia yang saat ini Maju dan berjuang sebagai Caleg Partai Bulan Bintang No urut 7 DPR – RI Dapil DKI 2 yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri.

Bagi yang ingin Kontak dengan Caleg termuda ini silahkan hubungi Alamat :

Jl Kayu Manis Barat RT/RW 004/01 Matraman Jakarta, 13130

Telp : 60165894205, 622193148384

Bisa juga kontak melalui Face Book di http://www.facebook.com/profile.php?id=1048228887

Caleg Muda dan penuh semangat ini perlu dukungan dari kita, ya kita do’akan saja agar perjuangannya akan berkelanjutan dan mendapat Ridho Allah SWT.

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)

Iklan

ASEP DENI ADNAN BUMAERI Caleg PARTAI BULAN BINTANG Kota Tasikmalaya yang Istiqomah Kampanyekan Budaya Perjuangan Politik yang Islami

[Bismillahirrahmanirrahiim – Bulan Bintang Media]

asep-deni-adnan-bumaeri-caleg-partai-bulan-bintang-tasikmalaya

Asep Deni Adnan Bumaeri adalah Calon Legislatif dari Partai Bulan Bintang yang berjuang demi terimplementasikannya peningkatan kehidupan masyarakat Kota Tasikmalaya yang bertaqwa, aman, adil, makmur & mandiri, melalui penguatan ‘budaya perjuangan politik’ yang berakhlaq, logis & aspiratif, berbasis moral amar makruf nahyil mungkar dalam lembaga legislatif.

Asep Deni saat ini menjadi Calon Legislatif DPRD Kota Tasikmalaya Nomor Urut 1 dari Partai Bulan Bintang untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi Kawalu dan Mangkubumi

Bagi saudaraku yang ingin mengenal lebih jauh dan bersilaturrahim bisa menghubungi:
Alamat:

  • Kp. Gunung Yuda Rt. Rt Desa Cigantang Kecamatan
  • Mangkubumi Kota Tasikmalaya (Kmplk. Pesantren)

Kontak / Telp.

  • 0265 – 7014335
  • 0265 – 7014335

Data Pribadi :

  • Nama Lengkap : Asep Deni Adnan Bumaeri
  • Daerah Pemilihan : DP3, Kawalu – Mangkubumi
  • Tempat/Tgl Lahir : Tasikmalaya, 08 Oktober 1971
  • Nama Istri / Suami : Hj. Tuti Alawiyah S. Th. I., M. A.
  • Jumlah Anak : 2 ( Dua ) (Najwa Fadhia Salma, (Muhammad Fathir Mahadhir)

Pendidikan :

  • Madrasah Ibtidaiyah PUI Gunung Yuda Cigantang
  • Mangkubumi Tasikmalaya, lulus tahun 1985
  • SMP Pesantren Cintawana Singaparna, tahun 1988
  • SMAN Darussalam Ciamis, tahun 1991
  • IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tahun 1997
  • Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis

Pekerjaan / Riwayat Organisasi :

  • Ketua Bidang Keilmuan Pengurus Ikatan Alumni Darussalam Ciamis-Koorwil Yogyakarta, Periode 1992-1993
  • Departemen Perguruan Tinggi & Kemahasiswaan Pengurus Cabang HMI Yogyakarta Homfak Syariah Per 1992-1993
  • Ketua Bidang Pengembagan Seni Budaya Keluarga Pelajar Dan Mahasiswa Tasikmalaya (KPMT) Yogyakarta, 1992 – 1994
  • Departement Perguruan Tinggi & Kemahasiswaan Pengurus Cabang HMI Yogyakarta Korkom Iain Sunan Kalijaga, Periode 1993-1994
  • Sekretaris Umum Forum Komunikasi Pelajar Dan Mahasiswa Jawa Barat – Iain Sunan Kalijaga Yogyakarta Per 1993 – 1994
  • Sekretaris Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Peradilan Agama Periode 1994-1996
  • Pengurus Forum Ukhuwah Dan Studi Islam (FUSI) Darul Husna Yogyakarta, Periode 1995-1997
  • Sekretaris Umum Dewan Pengurus KPM Jawa Barat Yogyakarta, Periode 1995-1997
  • Ketua Bidang Sosial Dan Pengembangan Dewan Pimpinan Forum Komunikasi Putra-Putri Indonesia (FOKUPPI) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Periode 1996-1997.
  • Anggota Pleno Pengurus Daerah Persatuan Ummat Islam (PUI) Tasikmalaya, Hingga Sekarang
  • Ketua Umum Pengurus Daerah Pemuda Persatuan Ummat Islam ( Pemuda PUI) Tasikmalaya, 2000-2003
  • Wakil Sekretaris Yayasan Baitul Maal Ummat Islam Tasikmalaya, Sejak Tahun 2000 Hingga Sekarang
  • Direktur Sekaligus Pendiri Lsm Dinamika Bangsa
  • Wakil Sekretaris Sekaligus Pendiri Yayasan Sabiilal Muhtaajin Gunung Yuda Cigantang Mangkubumi Tasikmalaya, Sejak Tahun 2002
  • Wakil Ketua Yayasan Insan Kamil Mulyarasa Kertamukti Ciawi Tasikmalaya, Sejak Tahun 2002
  • Dewan Pembina Yayasan Nurussaadah Sejak 2007
  • Wakil Ketua Dewan Dakwah Islam Tasikmalaya Sejak 2007
  • Bidang Sosial Politik Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Tasikmalaya Sejak 2007
  • Dewan Pembina Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) ICMI Tasikmalaya 2007
  • Bidang Social Politik Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Tasikmalaya Sejak Tahun 2007

Aktifitas :

  • Sekretaris Fraksi Partai Bulan Bintang DPRD Kota Tasikmalaya
  • Sekretaris Komisi A DPRD Kota Tasikmalaya
  • Anggota Panitia Musyawarah DPRD Kota Tasikmalaya
  • Sekretaris Pansus Raperda DPRD Kota Tasikmalaya
  • Sekretaris Pansus Raperda Catatan Sipil Kota Tasikmalaya
  • Sekretaris Pansus PILKADA Kota Tasikmalaya
  • Ketua Pansus Perubahan Tata Tertib DPRD Kota Tasikmalaya
  • Sekretaris Pansus Pembentukan Panitia Pengawas PILKADA Kota Tasikmalaya

Secara obyektif ASEP DENI layak untuk di dukung serta meraih kepercayaan sebagai Anggota DPRD Kota Tasikmalaya untuk periode (2009-2014). ASEP DENI berjuang melalui Partai Bulan Bintang dengan Nomor Urut 1 untuk daerah pemilihan (Dapil) 3.

Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada pembaca sekalian yang kebetulan memiliki keluarga, kerabat, saudara, sahabat dan teman yang berdomisili di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya khususnya daerah pemilihan Tasikmalaya 3 (Kawalu dan Mangkubumi) untuk mereferensikan PARTAI BULAN BINTANG (Nomor 27) dan merekomendasikan ASEP DENI ADNAN BUMAERI (Nomer 1) sebagai jembatan perjuangan politik pada 9 April 2009 mendatang.

Melalui Media ini Asep Deni Mengkampanyekan Perjuangan Politik yang berakhlaq, logis dan aspiratif yang berbasis moral, Amar Makruf Nahyil Mungkar.
Bagaimana menurut Anda ?!?!…

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas dan Tono Triyono Untuk Bulan Bintang Media)

Tommy Drajat, S.Kep – Komandan Brigade Hizbullah Bulan Bintang Kota Bandung : “Berjuang Dengan Siasat, Berpolitik dengan Syariat”

Bismillahirrahmanirrahim,

tommy-drajat-skep-caleg-partai-bulan-bintang-by-bulan-bintang-media
[Bulan Bintang Media – Lumajang]
Partai Bulan Bintang tidak hanya menjadi media perjuangan politik yang mewadahi keberagaman aspirasi politik ummat Islam, selain kerja-kerja politik yang selama ini dilaksanakan secara lantang dan Istiqomah, Partai Bulan Bintang juga melakukan kerja-kerja dakwah, pembinaan generasi muda dan kerja-kerja sosial kemasyarakatan. Partai Bulan Bintang memiliki Badan – Badan Otonom (underbow) yang bisa bergerak lebih dinamis untuk terjun langsung dan berkiprah ditengah-tengah masyarakat diantaranya adalah Brigade Hizbullah Bulan Bintang dan Bulan Sabit Merah Bulan Bintang.

Tommy Drajat, S.Kep adalah salah satu kader PBB yang aktif berkiprah di kedua Badan Otonom tersebut diatas. Saat ini Tommy merupakan Komandan Brigade Hizbullah Bulan Bintang Kota Bandung sekaligus Wakil Ketua Bulan Sabit Merah Bulan Bintang Kota Bandung. Sebagai kader partai dan politisi muda Tommy tidak pernah ragu untuk berkiprah mengaktualisasikan diri dan segenap potensi.
Mottonya “Berjuang Dengan Siasat, Berpolitik Dengan Syari’at Demi Kemaslahatan Umat dan Bermanfaat Bagi Rakyat”
Menurutnya, Tongkat Estafet perjuangan itu sekarang ada di tangan kita, Generasi Muda yang Islami, Shidik, Fatonah, Kreatif, Inovatif…. Lanjutkan Perjuangan itu sampai Syari”at Islam Bisa ditegakkan di Bumi Pertiwi Ini….

Tommy Drajat saat ini menjadi Calon Legislatif DPRD Kota Bandung Nomor Urut 6 dari Partai Bulan Bintang untuk Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kiaracondong, Batununggal dan Lengkong

Bagi saudaraku yang ingin mengenal lebih jauh dan bersilaturrahim bisa menghubungi:
Alamat: Jl. Kiaracondong No. 157 RT 01 RW 02 Kel. Babakan Sari Kec. Kiaracondong Bandung 40283
Telp. (022) 7205269
email: tommy_drajat@yahoo.com
Blog: http://tommybrighiz.blogspot.com
HP: 085860954751 / 02270545385

Riwayat Organisasi

  • Anggota PBB 1998-sekarang
  • Forum Ukhuwah Remaja Islam Jawa Barat 1996-2001
  • KaSie. Pendidikan KEMA AKPER Bhakti Kencana Bandung 1998-1999
  • Kasie. Ilmiah Senat Mahasiswa Akper Panakkukang Makassar 1999-2001
  • Ketua OSPEK Akper Panakkukang Makassar 2000
  • Anggota Seksi Olah raga Badan Koordinator Siswa Mahasiswa Kesehatan SULSEL (1999-2001)
  • Anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) (2001-sekarang)
  • Ketua Umum Patandang DPP GST (Gerakan Sunda Tandang) (2008-sekarang)
  • Pembina LSM Forum Insan Harapan Bangsa Kota Bandung (2007-Sekarang)
  • Pengurus HUMAS GPMI Kota Bandung (2008-Sekarang)
  • Komandan Brigade Hizbullah Bulan Bintang Kota Bandung 2007-sekarang
  • Wakil Ketua Bulan Sabit Merah Bulan Bintang Kota Bandung 2007-sekarang

Pendidikan Formal:

  • SDN Babakan Surabaya IV Kota Bandung 1986-1992
  • SMPN 4 Kota Bandung 1992-1995
  • Islamic Boarding Scholl Avi Cenna Tasikmalaya 1995-1996
  • SMUI PGII 2 Bandung 1995-1998
  • Akademi Keperawatan Panakkukang Makassar 1999-2001
  • S1 Ekstensi UNPAD Fakultas Ilmu Keperawatan 2005-2008

Riwayat Pekerjaan:

  • Perawat ICU RS Bhayangkara Andi Mappa Oudang Polda SULSEL 2001-2003
  • Perawat ICU RS Bhayangkara Sartika Asih Polda Jabar 2003-2005
  • Sekretaris Klinik Medical Herbal Center Bandung

Secara obyektif Tommy Drajat layak untuk di dukung serta meraih kepercayaan sebagai Anggota DPRD Kota Bandung untuk periode (2009-2014). Tommy berjuang melalui Partai Bulan Bintang dengan Nomor Urut 6 untuk daerah pemilihan (Dapil) IV.
Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada pembaca sekalian yang kebetulan memiliki keluarga, kerabat, saudara, sahabat dan teman yang berdomisili di Kota Bandung dan sekitarnya khususnya daerah pemilihan Bandung IV (Kiaracondong, Batununggal dan Lengkong) untuk mereferensikan Partai Bulan Bintang (Nomor 27) dan merekomendasikan Tommy Drajat (Nomer 6) sebagai jembatan perjuangan politik pada 9 April 2009 mendatang.

Melalui Media ini Tommy Mengkampanyekan Syari’at Islam sebagai jalan menuju Indonesia yang Islami dan Lebih Baik dari sekarang Insyaallah.
Bagaimana menurut Anda ?!?!…

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)

Partai Bulan Bintang Kutuk Israel, Satukan Solidaritas untuk Palestina

Bismillahirrahmanirrahiim,

n715878795_1157049_1510

“SATUKAN SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA”

[Bulan Bintang Media – Lumajang] Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang mengutuk serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina di jalur Gaza dan siap menggalang bantuan kemanusiaan dan dana bagi perjuangan Palestina.

Dalam keterangan pers yang diterima ANTARA News di Jakarta, Jumat, Wakil Ketua Umum DPP PBB KH.Anwar Saleh dan Sekjen Sahar L Hassan menyatakan Partai Bulan Bintang mengutuk keras serangan Israel yang tidak hanya melanggar kedaulatan negara Palestina namun juga menyebabkan sedikitnya 600-an warga Palestina meninggal.

DPP PBB juga menuntut agar otoritas internasional mengambil langkah konkrit untuk menghentikan serangan itu. Demikian juga Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa diminta mengeluarkan resolusi baru berupa pemberian sanksi seberat-beratnya kepada Israel dan memerintahkan negara itu menghentikan serangan ke Palestina.

Pada bagian lain keterangan persnya, DPP PBB menyatakan bahwa seluruh kalangan di partai tersebut siap menggalang bantuan kemanusiaan dan dana yang akan disalurkan untuk meringankan serta membantu perjuangan rakyat Palestina.

DPP PBB juga menyerukan pada seluruh jajaran partai untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang sebagai ungkapan rasa belasungkawa dan simpati atas penderitaan yang tengah dialami rakyat Palestina.

Kepada umat muslim di seluruh dunia, pimpinan Partai Bulan Bintang mengajak untuk memanjatkan doa bagi keselamatan dan keamanan bangsa Palestina. (*)

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)

*Sumber : Antara News www.antara.co.id

Koko Hariyanto, S.IP, Caleg Partai Bulan Bintang Propinsi Bangka Belitung yang lantang suarakan “Mari Bersama Membangun Daerah”

Bismillahirrahmanirrahiim

koko-haryanto-caleg-partai-bulan-bintang-propinsi-bangka-belitung-dapil-6-asal-burong-mandi-by-bulan-bintang-media

[Bulan Bintang Media – Lumajang] Propinsi Bangka Belitung bagi Partai Bulan Bintang ibarat rumah dan kampung halaman sendiri. Dalam dua Pemilu sebelumnya raihan suara PBB di Propinsi muda ini cukup signifikan, PBB mampu menjadikan Babel ijo royo-royo. Dengan kenyaataan ini pantas jika masyarakat Babel sangat berharap PBB mampu menggerakkan perubahan di Propinsi yang dikenal dengan tambang timahnya yang mendunia.

Bumi Babel seakan tidak pernah berhenti melahirkan putra-putra terbaik bagi negeri ini, selain Bang Yusril Ihza Mahendra dan Bang Yusron Ihza yang menjadi salah satu icon PBB, belakangan muncul sosok penulis muda fenomenal Andrea Hirata dengan Tetralogi Novel Laskar Pelanginya dan kini di bursa caleg tengah berjuang seorang Putra Babel asal Desa Burong Mandi yakni KOKO HARYANTO, A.MD, S.IP yang mendedikasikan perjuangannya untuk membangun dan memajukan daerahnya. Menurut Koko “Sebagai Masyarakat, Kita wajib menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan (Pantai wisata Burong Mandi) supaya tetap terjaga dan semakin berkembang dari waktu ke waktu”

Sebagai Politisi muda Koko Haryanto Tabri siap bersaing secara terbuka dalam Kompetisi Demokrasi 2009 untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat. Koko secara tegas menyatakan jika nantinya ia “dititipi” amanah sebagai wakil rakyat, dirinya bersedia memberikan 50 % penghasilannya untuk disalurkan bagi kegiatan sosial di Pulau Belitung.

Koko Haryanto Lahir di Burong Mandi pada tahun 1982 merupakan alumni SMUN 1 Manggar, Alumni Fakultas Ilmu Politik UI, Alumni Fakultas Ilmu Budaya /Sastra Arab UI dan merupakan Ketua IKPB Jakarta 2004 – 2007. Saat ini Koko Maju sebagai Calon Legislatif Nomor Urut 13 dari Partai Bulan Bintang DPRD Untuk Propinsi Bangka Belitung Daerah Pemilihan 6 yang meliputi Belitung Timur dan Belitung.

Bagi saudaraku yang ingin bersilaturrahim dengan Koko Haryanto silahkan akses webblognya dengan alamat :

http://kokoburman.blogspot.com

Secara obyektif Koko Haryanto layak untuk di dukung serta meraih kepercayaan sebagai Anggota DPRD Propinsi Bangka Belitung untuk periode (2009-2014). Koko berjuang melalui Partai Bulan Bintang dengan Nomor Urut 13 untuk daerah pemilihan (Dapil) 6.

Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada pembaca sekalian yang kebetulan memiliki keluarga, kerabat, saudara, sahabat dan teman yang berdomisili di Bangka Belitung khususnya daerah pemilihan Babel 6 (Belitung Timur dan Belitung) untuk mereferensikan Partai Bulan Bintang (Nomor 27) dan merekomendasikan Koko Haryanto sebagai jembatan perjuangan politik pada 9 April 2009 mendatang.

Bagaimana menurut Anda ?!?!…

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)

NU WAAR, Lentera Dakwah yang berpijar di Belahan Timur Nusantara

Bismillahirrahmanirrahiim

lentera-dakwah-yang-berpijar-di-bumi-nuwaar-by-bulan-bintang-media

[Bulan Bintang Media – Lumajang]

Selintas jejak dakwah di bumi Nu Waar

Nun di ujung timur Nusantara terbentang sebuah pulau besar berbentuk kepala burung yang dikenal sebagai bumi cendrawasih. Para pedagang muslim dan pendakwah yang singgah untuk pertama kalinya disana pada abad ke-12 menjulukinya sebagai Nur yang berarti Cahaya karena dari ujung timur nusantara itulah Matahari terbit dan memberikan cahayanya (Nur) untuk Indonesia Penduduk asli bumi cendrawasih kemudian terbiasa mengucapkannya dalam dialek mereka yakni Nu Waar.

Dalam sumpah amukti palapa sang Mahapatih Gajahmada menyebut Nu Waar sebagai pulau onim (wilayah kesultanan fak – fak), salah satu negeri kaya potensi yang ingin dipersatukan di bawah panji kekuasaan majapahit.

Hingga abad ke-19 bumi Nu Waar menjadi tempat persinggahan alternatif diantara tiga jalur perdagangan utama di negeri timur yakni sunda kelapa, malaka dan maluku.. Tidak mengherankan jika di Nu Waar berdatangan para pedagang dan pendakwah muslim dari bone- bugis-makassar, ternate-tidore bahkan dari samudera pasai dan malaka. Semenanjung Onim (Fak – fak) menjadi pintu gerbang pertama untuk menjelajahi Nu Waar. Islam mulai masuk ke Bumi Nu Waar tepatnya pada 17 Juli 1214 jauh lebih awal dari para penginjil yang belakangan dan bercita-cita mengkristenkan Nu Waar. Jejak – jejak dakwah islam tidaklah mudah untuk dihapuskan, hingga saat ini masih bisa Islam masih meninggalkan jejak-jejaknya secara nyata di hampir semua daerah di Nu Waar. Beberapa perkampungan Muslim yang ada saat ini sesungguhnya merupakan peninggalan dari perkampungan Muslim di masa lalu. Di Fak-Fak perkampungan Muslim itu bisa ditemukan di Kokas, Patipi, Rumbati, dan Semenanjung Onin dan Atiati. Di Sorong terdapat di Waigeo, Misool, Doom, Salawati, dan di Teminabuan. Di Manokwari ditemukan di Baboo dan Teluk Arguni. Di Jayapura bisa ditemukan di Walesi, Hitigima, dan Kurima. Perkampungan Islam juga bisa ditemukan di daerah Kaimana, Teluk Bintuni, Raja Ampat, Fatagar, Mamote dan lainnya. Di sana bahkan banyak ditemui masjid-masjid dan penduduk asli yang memakai busana Muslim. Di Fak-Fak sendiri malah ada Masjid Tua yang tetap kokoh berdiri, yakni Masjid Patemburak, di Distrik Kokas yang didirikan pada tahun 1870.

Di Manokwari, daerah yang dulu direncanakan sebagai Kota Injil, karena dianggap sebagai tempat masuknya Injil pertama kali di tanah Irian, ternyata Islam juga lebih dulu ada di sana. Muhammad Hasan Rombobiar (Romander), mengatakan bahwa nenek moyangnya dulu yang bernama Mayor Kru Romander, kepala Kampung Munukwar (Manokwari) adalah orang yang pertama menerima Islam. Kru Romander dan istrinya bernama Boki Fatimah masuk Islam setelah bertemu dengan Sultan Tidore, Danong Muhamad Altir dan Danan Muhamad Hasan pada tahun 1811.

Setelah mempelajari Islam, akhirnya mereka masuk Islam pada tahun 1825 M. Tiga puluh tahun kemudian, yakni pada tahun 1855 baru Injil masuk ke Manokwari, tepatnya di Pulau Mansinam. Misionaris yang datang dari Jerman itu bernama CW Attow dan GJ Geisler. ”Yang membawa misionaris ke sana malah Sultan Tidore sendiri,” ujar Hasan. Sejak itulah, lanjutnya, Kristen mulai menyebar di Manokwari dan kemudian menyebar ke daerah lain di Irian.

Sementara di Teluk Bintuni berdasarkan keterangan dari H Umar Barawiri, Kepala Depag Kabupaten Teluk Bintuni, Islam sudah ada beberapa abad yang lalu. Sampai sekarang mereka masih hidup dan tetap pada prinsipnya, mengimani pada Islam. Aturan-aturan yang diajarkan Alquran dan Sunnah juga masih mereka pertahankan. Dakwah di sana juga terus berjalan. ”Sekarang kami berupaya bagaimana ke depan sinar-sinar Islam itu bisa bersinar di seluruh daerah di Bintuni, ” ujarnya. Caranya, dengan membangun lembaga pendidikan seperti pesantren dan madrasah.

Antara Nu Waar – Papua dan Irian

Nama Nu Waar yang identik dan berbau Islam berusaha digeser dan diganti oleh para misionaris serta penjajah yang datang belakangan ke bumi cenderawasih. Penjajah pada akhirnya memang berhasil mengganti dan mempopulerkan Nu Waar dengan nama baru Papua. Nama papua sendiri bukanlah nama yang baik mengingat papua artinya orang yang berkulit hitam yang gemar melakukan kriminal.

Sejak kedatangan penginjil pada tahun 1855, penyebaran Kristen di daerah ini bisa dibilang cukup pesat dibandingkan Islam. Dengan dukungan dana dan fasilitas yang memadai, para misionaris membangun banyak gereja serta membangun dan menggunakan jaringan media untuk menyebarkan opini bahwa Irian itu Kristen. walhasil banyak masyarakat Nu Waar yang dulunya muslim menjadi murtad.

Ketika Nu Waar dibawa kepangkuan Republik Indonesia maka Presiden Soekarno lantas mengubah Papua menjadi Irian, nama Irian memang lebih disukai namun irian sendiri sebenarnya kurang pas karena bermakna kelompok masyarakat yang tak berbusana. Pada saat itu Irian Jaya menjadi Propinsi ke-26 dan Bagian Integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Antara Dakwah dan Budaya

Para misionaris-misionaris kristen mengajarkan mandi dengan cara melumuri badan dengan minyak babi, para misionaris kristen dengan dukungan dari pemerintah berusaha mempertahankan adat dan tradisi jahiliyyah di wilayah tersebut. Upacara-upacara kemusyrikan dan busana yang tidak islami termasuk koteka dipertahankan dengan dalih pelestarian budaya. Fakta inilah yang menjadikan Kristenisasi di bumi Nu Waar berjalan pesat dibandingkan dengan laju dakwah.

geliat-islam-di-nuwaar-belahan-timur-nusantara-by-bulan-bintang-media

Semasa menjabat menteri kemakmuran Dr. Mohammad Natsir mengeluarkan gagasan brilliant sebagai langkah percepatan pembangunan di propinsi – propinsi yang tertinggal sekaligus mengurangi kepadatan penduduk di Pulau Jawa melalui program transmigrasi. Belakangan ketika Pak Natsir dicekal dari politik dan pemerintahan maka Pak Natsir melalui Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) secara konsisten menerjunkan para dai – dai muda di daerah transmigrasi termasuk ke Bumi Nu Waar.

Para Da’i dari Dewan Dakwah berhasil merangkul beberapa tokoh adat dan membina kader – kader dakwah dari putra daerah. Salah satu Da’i putra asli daerah yang cukup dikenal saat ini adalah Ustadz Fadhlan Garamatan. Ustadz Fadhlan Dia tidak setuju jika penduduk Nu Waar dibiarkan tidak berpendidikan, telanjang, mandi hanya tiga bulan sekali dengan lemak babi, dan tidur bersama babi. Semua penghinaan itu hanya karena alasan budaya dan pariwisata. Itu sama saja dengan pembunuhan hak asasi manusia, menurutnya warga Nu Waar sebenarnya malu dan tidak ingin lagi memakai koteka. Namun demi pelestarian budaya daerah, pemerintah tetap mantap dalam pembodohan struktural terhadap rakyatnya tersebut. Ustadz Fadhlan menggambarkan betapa warga pedalaman Papua begitu senang bisa mandi menggunakan sabun sebelum mereka di syahadat-kan.

Ustadz Fadlan berjuang dan berdakwah ditengah-tengah kaumnya Tempat yang pertama kali dikunjungi adalah lembah Waliem, Wamena. Dengan konsep kebersihan sebagian dari iman, Fadlan mengajarkan mandi besar kepada salah satu kepala suku. Ternyata ajaran itu disambut positif oleh sang kepala suku. Baginya mandi dengan air, lalu pakai sabun, dan dibilas lagi dengan air sangat nyaman dan wangi, jelasnya. Ia Juga mengajarkan kebersihan, dialog dengan apa yang mereka pahami, pergi ke hutan rimba, dan membuka informasi. Dengan dakwah yang sudah dijalankannya selama 19 tahun ini, banyak orang yang masuk Islam di sana. Tercatat 45% warga asli memeluk agama Islam. Jika ditambah dengan para pendatang, maka pemeluk Islam sebanyak 65% dari seluruh manusia yang ada di pulau burung tersebut.

Kini Bumi Nuwaar menanti lahirnya Fadhlan-fadhlan baru yang akan menerangkan lentera di tempat pertama kalinya matahari bersinar memberikan terang cahayanya untuk Indonesia.

(Ditulis Oleh : Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)

sumber : http://www.its.ac.id

Dukung dan Sukseskan Pertamina Blog Contes 2009 : Kerja Keras Adalah Energi Kita

HAIRUL WARIZIN, Caleg PBB Yang Senantiasa Optimis “Bulan Bintang Akan Bersemi Kembali”

Bismillahirrahmanirrahiim

hairul-warizin-caleg-partai-bulan-bintang-dapil-sidoarjo-6-by-bulan-bintang-media

[Bulan Bintang Media – Lumajang] Dengan disahkan Undang – Undang Partai Politik yang baru, partai – partai yang mendapat kursi di DPR RI serasa mendapat angin segar dari surga. Kesegaran itu dirasakan betul oleh para pengurus Partai Bulan Bintang karena ditengah kesibukan para pangurus mempersiapkan kendaraan baru untuk maju dimedan pemilu 2009 ternyata kendaraan yang maunya diparkir bisa digunakan lagi. Hairul Warizin sebagai kader dan Caleg Partai Partai Bulan Bintang Optimis Partai Bulan Bintang pada Pemilu 2009 ini akan bisa bangkit dan bersemi kembali terlebih Sistem kompetisi penuh dengan penggunaan suara terbanyak sebagaimana dinyatakan oleh Ketua Umum MS Kaban insyaallah akan menggelembungkan suara partai hingga 100 %, Berangkat dari kerja keras seluruh kader, caleg dan vote getter inilah insyaallah PBB akan mampu melampau target minimal untuk lolos Parlementary Treshold (PT).

Hairul Warizin lahir di Desa Blok Agung Kecamatan Gambiran (kini kecamatan tegalsari) pada tanggal 15 April 1974 putra ke tujuh dari delapan bersaudara dari pasangan Bapak Hasyim As’ary dan Ibu Siti Mu’awanah .

Pendidikan Formal:
SDN 1 Tegalbadeng Barat lulus th 1986, SMPN 4 Negara Kabupaten Jembrana Propinsi Bali lulus th 1990, SMEA Ibrahimy Sukorejo Asembagus Situbondo lulus th 1993, LPK Favourite College Malang lulus th 1995, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo lulus th 2000, dan kini masih menempuh S2 di Universitas Islama Malang

Pendidikan Pesantren :
Sejak kecil sampai lulus SMP di Pondok Pesantren Darussalam Pengambengan Negara Bali Pimpinan Ust. Sya’rani Yasin. Pada tahun 1990 -1993 belajar di Pondok Pesantren Salafiyah Safi’yah Sukorejo Situbondo Pimpinan KHR Achmad Fawaid As’ad

Beberapa organisasi yang pernah diikuti :
Sekretaris Rayon IKSASS Propinsi Bali, Ketua Senat Mahasiswa UMSIDA, Ketua Bidang Hikmah IMM Cab. Sidoarjo, Ketua Pemuda Lantang Cab.Sidoarjo, Wakil Ketua Pemuda Lantang Jawa Timur, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo, Anggota Majelis Hikmah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo, Sekretaris Cabang Partai Bulan Bintang Kab. Sidoarjo, Anggota Pengurus eLKISI Sidoarjo, Anggota Pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia dan kini aktif di Desa sebagai Ketua BPD.

Bagi yang ingin bersilaturrahim dengan Bang Hairul Warizin silahkan akses Blognya di :

http://hairulwarizin.wordpress.com

Jangan lupa silahkan tinggalkan pesan, harapan atau masukan apa saja disana.

Secara obyektif Hairul Warizin sangat layak untuk di dukung serta meraih kepercayaan sebagai Anggota DPRD Sidoarjo untuk periode (2009-2014). Hairul Warizin berjuang melalui Partai Bulan Bintang dengan Nomor Urut 1 untuk daerah pemilihan (Dapil) Sidoarjo 6. Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada pembaca sekalian yang kebetulan memiliki keluarga, kerabat, saudara, sahabat dan teman yang berdomisili di Sidoarjo dan sekitarnya khususnya daerah pemilihan Sidoarjo 6 (Sedati, Buduran dan Gedangan) untuk mereferensikan Partai Bulan Bintang (Nomor 27) dan merekomendasikan Hairul Warizin Nomor Urut 1 sebagai jembatan perjuangan politik pada 9 April 2009 mendatang.

Bagaimana menurut Anda ?!?!…

(Ditulis oleh Badrut Tamam Gaffas untuk Bulan Bintang Media)