2,5 % terasa sulit untuk dicapai Partai Bulan Bintang, Benarkah ?!?!

[Bismillahirrahmanirrahiim – Bulan Bintang Media]

Sebuah Topik Diskusi di Forum Laskar Hijau

Oleh : Bp.  Kasman Panduko

Ada rasa haru, sedih (tanpa kehilangan rasa optimis tentunya), melihat hasil Quick Count : PBB sangat sulit menembus angka 2,5 %. Insya Allah kita bisa mencapainya dengan Ridha Illahi tentunya, masih ada sisa waktu.

Tentunya kita semua sudah bisa mengadakan evaluasi tentang strategi sosialisasi, simulasi dan kampanye yang kita lakukan ternyata belum membuahkan hasil sesuai dengan yang kita inginkan bersama. Marilah kita ungkapkan kelemahan-kelemahan strategi yang sudah kita lakukan untuk dapat dijadikan perbaikan untuk esok hari yang lebih cerah untuk PBB.

Badrut Tamam Gaffas *

Setuju dengan Pernyataan Pak Kasman

Kita patut bersyukur sebab dalam kondisi yang bagaimanapun ternyata Keluarga Besar Bulan Bintang masih setia dan teguh bertahan pada komitmen perjuangan sebagai partai kanan yang istiqomah memperjuangkan syariah.

Evaluasi yang mendasar adalah PBB mempunyai pendukung setia 2-3 % yang takkan pernah rela berpindah ke lain hati, jumlah massa loyal sebesar itu bisa menjadi “kartu as” jika bisa di-kaderkan atau dibina sebagai kader.
Dengan menjadi partai kader maka peran kader akan semakin besar, peran partai akan lebih banyak pada pengembangan dukungan dan fasilitasi agar kader mampu menjadi mesin-mesin partai yang senantiasa bergerak dan menduplikasikan diri.

Demikian sedikit urun rembug, semoga bermanfaat..Wallahu A’lam

*Kasman

Betul Pak Badrut Tamam.

Tidak ada partai besar tanpa memiliki kader-kader militan yang memang telah dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Kita tunggu ide-ide briliantnyamenyangkut strategi  pembinaan para kader Bulan Bintang.

*atty

mau saran ni buat tahun tahun selanjutnya , yang sudah biarlah berlalu sebagai sejarah yang patut dipalajari dan menjadi pelajaran bagi kita semua.
untuk selanjutnya keluarga bulan bintang harus lebih mengeratkan lagi silaturahmnya. caranya ..Huh?
kita bentuk saja sebagai lahan pengkaderan suatu Negara Bayangan , dengan Nama : ” Keluarga Besar Bulan Bintang Indonesia ” ( misalnya saja )
dalam negara inilah kita bentuk semua susunan pemerintahan yang sama persis seperti NKRI , dengan susunan yang sama persis. dari presiden hingga camat dan lurah atau bahkan rt rw sesuai keadaannya , negara ini mempunyai susunan di luar partai , namun semua kader dan simpatisan boleh ikut berpartisipasi dalam negara ini.
negara ini akan menjadi kawah candradimuka kader-kader muda bulan bintang , bekajar berpolitik di dalam negara ini , belajar tntang politik , berlajar bersyariah ( sebagai pilot project ) dan berlajar tentang syariah, bergerak di dlam segala bidang , kita beli lahan NKRI untuk dijadikan basis dan perkampungan kader bulan bintang , kita bergerak di dalam bidang ekonomi untuk memakmurkan muslim , terutama kader bulan bintang dan rakyat bulan bintang , yahhh pokoknya kita mirip-miripin deh.

Badrut Tamam Gaffas *

Uraian diatas adalah sebuah Gagasan yang sungguh Brilliant
semoga kita mulai bisa menata diri, mengelola potensi untuk bisa menuju kearah sana….

Silahkan yang saudaraku yang lain menanggapi…Lanjoet…

*Adi Setiawan

Assalamu’alaikum Wr Wb
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin
Meski hasil quick count tidak sebesar yang kita harapkan, namun perasaan optimis jangan sampai hilang.
Karena hasil perhitungan sesungguhnya belum selesai.
Mari bersama, seluruh kader Partai Bulan Bintang, untuk tetap menjaga proses penghitungan suara, di kelurahan, di kecamatan, kota/kabupaten masing-masing, jangan sampai ada 1 (satu) suara pun milik kita Partai Bulan Bintang yang hilang, karena 1 (suara) sangat menentukan masa depan perjuangan kita bersama, demi terwujudnya penegakan syariat Islam di negeri ini.
Allahu’akbar

*boedytea

Benahi partai dari pusat sampai anak ranting, lakukan pengkaderan dgn sungguh-sungguh sehingga dpt mendakwahkan kpd masyarakat tentang syari’at Islam krn msh bnyk umat Islam belum faham apa syari’ah itu sehingga ketika dsodorkan mengenai penerapan syari’at Islam mereka trkesan takut atau malah ‘balik badan’. Mdh2n dpt dibaca kondisi ini oleh pimpinan partai

*Kasman

Assalamualikum Wr. Wb.

Saya setuju dengan Pendapat Bpk Buditea, bahwa PBB tidak bisa besar karena tidak mengakar dan tidak punya infra struktur yang solid. Terus terang pada masa sosialisasi dan kampanye dari semua caleg PBB yang saya kenal selalu mengeluh tentang ketiadaan infra struktur PBB di tingkat PAC dan Ranting, sering terjadi caleg memulai lagi  dari nol membentuk PAC dan ranting dengan biaya pribadi. Jika kita memang ingin membesarkan PBB tentunya kita harus punya infra struktur yang solid,sehingga kita bisa melatih kader-kader militan. Membentuk insfra struktur tentunya juga harus ada dukungan moril dan materil dari DPP dan donatur PBB. Saya juga dapat informasi bahwa DPP dan donatur PBB menurunkan dana untuk pemenangan pemilu 2009, tetapi mungkin dananya salah sasaran…Wallahu alam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: