Black Kampanye lawan dengan Blog Kampanye

bulan-bintang-media.jpg 

Huru-hara dalam terminologi politik dan kekuasaan terutama terjadi lantaran bersatunya ambisi dengan menguatnya provokasi yang sengaja di produksi untuk memperjelas posisi “Siapa kawan” dan “siapa lawan” . Siapapun maklum bahwa dalam politik sesungguhnya tidak ada istilah kawan sejati dan musuh abadi sebab saat politik telah menjadi panglima maka batas antara kawan dan lawan tidak lagi bisa diraba.


Menghadapi lawan secara kasat mata lebih mudah dibandingkan lawan yang tidak nampak, terlebih saat ini perang media tak terelakkan, opini – opini negatif dan situs –situs menyesatkan bertebaran di mana – mana sementara pengguna internet dan media online sudah sangat meluas menyentuh hampir semua strata dan lapisan masyarakat , kebanyakan kita sebagai pengguna tidak tahu menahu “mengapa bisa begitu” terlebih untuk bisa men-counter sesuatu yang kita anggap telah menyimpang dari seharusnya.

Berselancar informasi mau tidak mau menghadapkan kita sebagai seorang netter dengan sebuah mesin pencari yang diyakini memiliki database informasi yang lengkap dan mutakhir. Sebagai gambaran adalah pada saat kita menulis kata kunci Qur’an pada mesin pencari maka mesin pencari itu akan secara otomatis mencari dalam databasenya situs, artikel dan semua yang berhubungan dengan kata kunci Qur’an yang dimaksud dan menampilkannya dalam urutan rangking sesuai dengan rating, hits atau popularitas.

Mencapai rangking teratas dan muncul pada lembar pertama pencarian berarti membuka jalan dan peluang untuk diakses oleh jutaan pengguna internet di seluruh belahan dunia. Karenanya pengetahuan mengenai teknik submit, membuat link, meningkatkan hit dan popularitas menjadi penting untuk dipelajari untuk memaksimalkan peran media sebagai ujung tombak informasi.

Black Kampanye di Media

Menyisir media khususnya yang online terkadang perasaan kita terusik lantaran ulah tak bertanggungjawab dari para penebar opini negatif dan penebar “nada sumbang” yang keberadaannya sulit terlacak karena identitas yang ditampilkan sekedar kamuflase belaka sementara nada sumbang yang diproduksi cenderung mengumpat, memaki, mencela dan terasa hendak menjatuhkan citra dan membunuh karakter.

Jika kita menghadapi black kampanye semacam ini maka langkah – langkah yang bisa kita lakukan oleh para pengelola media adalah :

  • Menjawab komentar dan opini negatif secara positif seperti “terimakasih atas komentar yang menarik, akan lebih terpuji jika isi komentar anda lebih berisi, tidak sekedar mencaci dan menghakimi melainkan memberikan solusi”.

  • Menyiapkan bahan untuk melawan black kampanye itu dengan menyarankan sebuah URL sebagai referensi. Seperti “Maaf, komentar anda saya rasa kurang tepat, silahkan klik URL berikut untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan detail”

  • Membatasi akses dan melakukan penyaringan atas opini dan komentar, hal ini tidak disarankan untuk dilakukan karena sesungguhnya transparansi media dan kebebasan ber-apresiasi menjadi dipertaruhkan. Jika hal ini diberlakukan maka media tersebut hanya akan di akses oleh kalangan yang terbatas dan kian jauh dari wilayah publik sebagaimana cita-citanya saat membangun sebuah media.

  • Hal yang lazim dilakukan adalah dengan memberikan peringatan dini agar komentar tidak menyimpang dari topik seperti “Maaf, Komentar dan semua yang tidak ada hubungannya dengan topik akan segera dihapus”. Jurus ini bisa berjalan efektif setidaknya pengelola media bisa bebas menindak “penebar komentar sumbang” dan “penebar opini negatif” agar mereka jera.

  • Hal terbaik adalah dengan memberikan kebebasan dan membiarkan saja black kampanye berlangsung karena hal itu akan dengan sendirinya diapresiasi oleh penikmat media yang pro maupun yang kontra dan akan meningkatkan lalu lintas pengunjung ke media yang dimaksud.

Blog Kampanye

Langkah paling tepat untuk Menetralisir huru – hara media adalah dengan membuat website atau blog untuk menghadapi black kampanye tersebut. Karena bagaimanapun komentar dan opini negatif yang terlanjur terpublikasikan akan secara otomatis masuk kedalam database mesin pencari tempat pengelola media itu men-submit URL-nya Sehingga adakalanya black kampanye yang dilakukan secara berulang-ulang dan ter-skenario bisa menempati rangking yang baik untuk kata kunci tertentu atau bahkan bisa mengungguli media tempat black kampanye itu terpasang.

Jika Membuat dan merancang media dalam bentuk website memerlukan pengetahuan yang cukup mengenai html, css, java script atau php script sebaliknya membuat media dalam bentuk blog bisa lebih mudah dilakukan karena beberapa server blog menyediakan fasilitas WYSIWYG bahkan beberapa diantaranya sudah mendukung CMS (Content Management System).

Jadi tunggu apalagi, Segera buat blog sekarang juga dan lawan itu para perusuh media yang bisanya cuma melontarkan Black Kampanye lewat fitnah, caci maki dan aura negatifnya sendiri yang dibuka secara membabi buta.

Lawan Black Kampanye dengan Blog Kampanye…!!!

Blog Kampanye ditulis oleh : Badrut Tamam Gaffas sebagai bentuk perlawanan atas Black kampanye yang menyebar luas laksana virus di media.

10 Tanggapan

  1. gimana ya…
    kalo kita ngoreksi orang lain itu gampang, tapi ngoreksi diri sendiri itu sulit na minta ampun (menyadari diri sendiri), tapi boleh juga kalo sekali – kali kita balas mukul, kan selama ini kita selalu jadi sasaran pukul terus, tapi kita harus pukul sekali tapi telat…. jangan kayak mereka mukul berulangkali tapi meleset terus(menyerempet).
    tapi yang pertama bagaimana cara nya kita sosialisasi blog/web Partai Bulan Bintang atau Partai Bintang Bulan dulu, baru mikir cara nya mukul

  2. Prospek yang menarik buat Anda dan masa depan Anda
    Temukan Bisnis Internet Paling Mudah, Murah dan Praktis
    Menghasilkan UANG Melimpah Di Internet
    http://www.rekanbisnisonline.com

  3. KALAU KITA DIZOLIMI, BALAS DEWNGAN KEBAIKAN. KALAU KITA DI ZZOLIMI KEMDUAIN KITA MENZOLIMI LAGI ORTANG TERSEBUT. KITA SAMA DONG KAYAK MEREKA

  4. Terimakasih atas komentar Bang Jasmansyah.
    Lawan Black Kampanye dengan Blog Kampanye Insyaallah juga bermakna seperti itu, karena blog yang negatif, tidak santun dan mengumbar kebencian tidak akan diminati dan akan punah dengan sendirinya.
    Jadi Pesan ini sesungguhnya ingin mengatakan JANGAN LAWAN BLACK KAMPANYE dengan BLACK KAMPANYE tapi lawanlah secara positif dan produktif dengan BLOG KAMPANYE…

  5. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Sebelumnya saya perkenlakan diri. Nama saya Yayan Sopyani al-Hadi. Waktu Partai Bulan Bintang lahir sebagai bagian dari penerus syah perjuangan Masyumi, semua keluarga di Tasikmalaya dan saya berbondong-bondong mendukung dan ikut mensosialisasikan PBB tercinta, Waktu itu saya masih sekolah kelas I Muallimein (Setingkat SMA) di Pesantren Persatuan Isalam No. 67 Benda Tasikmalaya. Bahkan pada Pemilu 1999, saya menjadi panitia KPPS termuda sebagai wakil dari PBB.
    Karena tuntutan studi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saya harus tinggal di Jakarta. Alhamdulillah kuliah sudah selesei dan sekarang saya diberi amanah menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta.
    Sungguh saya sangat senang bisa menjelajah dunia maya dan masuk keruang virtual Bang Yusril dan PBB. Ingin rasanya saya berjuang di PBB di Jakarta, namun sayang saya kehilangan akses. bahkan hati saya yang rindu akan keluarga Bulan Bintang, belum redam. Sungguh saya berterimakasih, kalau ada yang menginformasikan agenda-agenda partai di Jakarta ataupun di tingkat Pusat.
    Salam Hangat, dan, HANYA ADA SATU KATA: MAJU!!!!

  6. semoga PBB tambah mantap !!!
    Anjaya

  7. Andaikan Kalimat “Dunia Dalam Berita” dapat kita rubah menjadi

    “PBB Dalam Berita”

    MASIH ISLAMKAH PBB ???

    DAFTAR CALEG SEMENTARA DPRD SUMUT

    Melalui Media Koran Harian Waspada, Sabtu 27 September 2008 kami mendapatkan laporan DCS DPRD SUMUT dari Partai Bulan Bintang. Kami mengajak Rekan-rekan simpatisan, kader dan para pejuang Syari’at Islam di PBB untuk benar-benar mempertimbangkan keabsahan dan kelayakan para DCS tersebut sebelum menjadi Bumerang bagi kita semua.

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara XI (Langkat & Binjai) :

    1. Kevi Novlianhar, ST (Sang Bendahara KAPPU PBB SUMUT yang menjadi salah satu aktor pencetus dan pelaksana RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN di saat Ketua KAPPU PBB SUMUT mendapat musibah dengan meninggalnya Almarhum Bang Imad di Jakarta. Diapun BELUM ADA memberikan kontribusi Positif apapun terhadap DPC PBB Langkat selama ini).
    2. Ferry Suando Tanuray Kaban, SE (Inilah sosok KEPONAKAN Ketua Umum PBB (MS. KABAN) yang sama sekali tidak pernah berkecimpung di DPC LANGKAT dan diapun tidak berdomisili di Binjai alias sudah selalu menetap di Jakarta. Namun, aktor-aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN berusaha mati-matian memperjuangkan Sang Ponakan Ketua Umum ini untuk diletakkan di Nomor Urut 2 yang mungkin dengan maksud untuk mendapatkan simpati khusus dari Ketua Umum. TIDAK ADA setitikpun KONTRIBUSI yang sudah pernah ia lakukan di DPC LANGKAT, tapi dia berhasil mencapai pada Puncak Nomor Urut 2 dengan diadakannya RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut. Dan kamipun yakin PENGURUS DPC PBB Langkat tidak banyak yang kenal dengannya, konon lagi masyarakat Langkat ! Akankah Partai Bulan Bintang yang merupakan Partai ISLAM dan memperjuangkan Tegaknya Syari’at Islam di Nusantara ini berubah menjadi PARTAI KKN ??? ).
    3. Drs. H. Abdullah Abdul Rahim (Sang Ketua KAPPU PBB SUMUT yang juga sebagai PENDIRI DPC PBB Kab. Langkat inilah yang DIZHOLIMI oleh aktor-aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN sehingga menempatkan KETUA KAPPU PBB SUMUT pada urutan Nomor 3. Anehnya, salah satu alasan dari para aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut adalah disebabkan adanya Stiker KETUA KAPPU ini yang memaparkan SLOGAN : “BERANI MENGATAKAN BENAR DI HADAPAN PENGUASA YANG DZOLIM”. Para aktor tersebut menilai SLOGAN tersebut akan membahayakan bahkan dapat menghancurkan CITRA PBB SUMUT, sehingga MEREKA berusaha mengadakan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang dimamfaatkan di saat-saat sang KETUA KAPPU ditimpa musibah dengan meninggalnya Almarhum Bang Imad di Jakarta. Ironisnya lagi, hasil RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut dinyatakan SAH oleh KETUA UMUM DPW PBB SUMUT dan SEKRETARIS UMUM DPW PBB SUMUT walaupun hasil keputusan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut TANPA dibubuhi tanda tangan dari Ketua KAPPU PBB SUMUT).

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara I (Medan) :

    1. Ir. Bustinursyah,MSc,IAI (Salah satu aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN ini SUDAH kalah dalam Rapat Skoring sehingga dia berada di nomor urut 2 di bawah Drs. H. Fuad Helmi Lubis. Namun, dengan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN ini dia mendapat kenaikan peringkat ke nomor urut 2 dengan alasan Drs. H. Fuad Helmi Lubis dalam rapat harian DPW PBB mengalah menjadi no urut 2 dan memberikan kesempatan kepada Ir.Uca secara tiba-tiba. Padahal pada Rapat Skoring Drs.H.Fuad Helmi Lubis sangat ngotot untuk mendapatkan nomor urut 1. Ir. Uca adalah MANTAN Sekretaris DPW PBB SUMUT yang dicopot jabatannya karena telah memukul salah satu Kader DPC PBB SUMUT dan digantikan oleh Irwan Hasibuan)
    2. Drs. H. Fuad Helmi Lubis (Salah satu CALEG yang DIZHOLIMI oleh RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN sehingga memaksakan dirinya untuk mengalah demi membesarkan partai. Walaupun nilai skoring dan hasil Rapat Skoring sebelum sudah menetapkan dia pada posisi nomor urut 1. Aneh tapi benar-benar nyata !!!)

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara II (Deli Serdang) :

    1. Marasutan Ritonga,S.Ag (Dia juga merupakan salah satu aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang berhasil naik peringkat menjadi nomor urut 1. Padahal hasil skoringnya lebih rendah (14,8) dan berada di bawah Indra Syafi’i, SE (14,9). Dengan bantuan Ir.Uca yang langsung menetapkan dia menjadi nomor urut 1 dan Indra Syafi’i, SE menjadi nomor urut 2 dengan alasan Indra Syafi’i, SE selalu gagal dalam menjalan tugas sebagai KETUA Partai Bintang Bulan)
    2. Indra Syafi’i, SE (Dia juga merupakan salah satu CALEG yang DIZHOLIMI oleh Rapat SILUMAN KAPPU DADAKAN. Walaupun nilai skoringnya lebih tinggi dibanding Marasutan Ritonga,S.Ag, namun ia tetap diletakkan diposisi nomor urut 2. Diapun sempat berusaha dengan usulan dilakukan voting suara. Namun, usulan tersebut sama sekali TIDAK DIINDAHKAN oleh Ir.Uca dikarena Ir.Uca tidak menyukai Indra Syafi’i, SE. Apakah cara seperti ini telah menunjukkan cara yang Islami ? Pantaskah PBB di SUMUT bisa kita kategorikan ke dalam Partai Islam yang akan menegakkan Syari’at Islam di Nusantara ??? Mungkin Marasutan Ritonga dengan gelar S.Ag nya dapat menjawab dengan disiplin ilmunya. Semoga saja !)

    Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara VI (Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Sidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara) :

    1. Irwan A. Hasibuan,SE,Msi (Ini juga menjadi salah satu aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang memamfaatkan jabatannya sebagai Sekretaris DPW PBB SUMUT. Dia telah menyebabkan Wakil Sekretaris DPW PBB SUMUT yaitu Baginda Hasibuan keluar dari PBB. Irwan memamfaatkan statusnya sebagai Sang Sekretaris DPW PBB SUMUT untuk mendapatkan nomor urut 1, PADAHAL Baginda Hasibuan mendapatkan NILAI TERTINGGI pada Rapat Skoring. Karena kecewa, Baginda Hasibuan akhirnya mundur dari PBB dan mengatakan Irwan tidak layak mendapat nomor urut 1 dengan nilai skoring yang didapatnya. Ternyata pergantian Sekretaris DPW PBB SUMUT yang sebelumnya dipegang kendali oleh Ir.Uca dan digantikan oleh Irwan Hasibuan ini TIDAK MEMBUAHKAN hasil positif bagi DPW PBB SUMUT)
    2. Baginda Hasibuan, SE,Msi (Dia adalah salah satu korban dari RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang sempat mengancam mundur dari PBB. Namun, kami belum tahu perkembangan terakhir dari ancaman mundur Baginda Hasibuan akibat kekecewaan atas penentuan nomor urut yang tidak Islami ini. Sedikit informasi bahwa Baginda Hasibuan telah melakukan sosialisasi dan penggalangan massa sampai ke akar rumput, namun usahanya tersebut dimentahkan oleh aktor-aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang kelihatannya HAUS akan nomor urut pertama)

    Dibeberapa Daerah Pemilihan lainnya banyak sekali keganjalan-keganjalan yang kami temukan sehingga sama sekali TIDAK MENCERMINKAN PBB sebagai Partai Islam yang akan memperjuangkan Syari’at Islam. Di antaranya yaitu pada DAPIL V yang membuktikan bahwa Ir. Uca dan Irwan Hasibuan yang sudah mengetok dan mengesahkan nomor urut berdasarkan hasil skoring tiba-tiba PLIN-PLAN dan TIDAK KONSISTEN terhadap hasil tersebut karena adanya ancaman mundur dari salah satu CALEG yaitu Lahmuddin Ritonga,S.Ag. Kemudian pada DAPIL X Ir. Uca menempatkan ISTRI TERCINTAnya di nomor urut 1. Mungkin saja Ir. Uca ingin menjadikan PBB ini merupakan Partai Keluarga ataupun Partai Suami Istri)

    Wahai rekan dan sahabat seperjuangan, akankah KEDZOLIMAN ini akan kita biarkan terus … ??? Sampai kapan kita tetap tinggal diam dengan Kedzoliman yang ada di depan mata kita ? Seperti kata pepatah : Lalat di seberang laut kelihatan sedangkan Gajah di depan mata tak terlihat. Sedih dan sangat prihatin sekali jika kita melihat ke dalam tubuh PBB yang sudah dibungkus oleh Slogan PENEGAKAN SYARI’AT ISLAM ini. Mungkinkah PAK YUSRIL ataupun PETINGGI-PETINGGI PBB lainnya akan tergerak hatinya untuk memperbaiki keadaan internal partai yang BUSUK ini ? RENUNGKANLAH dengan hati nurani kita yang paling dalam, sehingga kita dapat diketuk oleh akal sehat yang jernih untuk berusaha merubah KEBOBROKAN ini. Janganlah kita menjual AYAT-AYAT ALLAH hanya untuk kepentingan-kepentingan sesaat kita. Ingatlah AMANAH yang telah Allah berikan kepada kita, yaitu pengemban AMANAH sebagai KHALIFAH di muka bumi. Ingatlah LANDASAN HIDUP KITA (AL-QURAN dan HADITS) !! Dengan keadaan ini, mampukah PBB menjadi nomor satu di PEMILU 2009 ??? Dapatkah Bapak PROF. YUSRIL IHZA MAHENDRA duduk di kursi RI-1 dengan perjuangan kader-kader PBB seperti yang ada di SUMUT ???

    Satu pertanyaan terakhir dari kami, Apakah keadaan di SUMUT ini terjadi juga di PBB DAERAH-DAERAH lainnya di Nusantara RI ? Insya Allah tidak….Insya Allah tidak….Insya Allah tidak !!! Amiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin….

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Hormat Kami,

    Purnomo Senja

    Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT

  8. ajang pemilu 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: